Fahmi Adam, Ketua DPRD Gowa Fraksi PPP Dihantam Isu Harta Kekayaan, Timses: “Beri Ruang untuk Bekerja, Bukan Menjatuhkan!”

Hatidamai.id Gowa Sulsel — Baru saja dilantik sebagai Ketua DPRD Gowa masa jabatan 2024–2029 pada Senin (6/4), Fahmi Adam langsung diterpa sorotan tajam di media sosial terkait isu harta kekayaannya. Dinamika ini menimbulkan pertanyaan tentang fokus pembangunan daerah versus serangan personal terhadap pemimpin.

Tim pendukung Fahmi Adam menyayangkan narasi negatif yang berkembang. Mereka menilai penilaian kinerja terhadap sosok yang baru menjabat beberapa hari sangat tidak objektif. “Kecurigaan kami, ada oknum yang merasa tidak nyaman atau ‘sakit hati’ melihat sosok muda berusia 25 tahun sudah menjabat sebagai Ketua DPRD. Padahal, seharusnya kita memberi ruang baginya untuk bekerja dulu,” ujar salah satu anggota tim pendukung.

Menanggapi kegaduhan ini, seorang akademisi di Gowa mengingatkan pentingnya fokus pada pembangunan daerah demi kepentingan rakyat. Ia menekankan agar masyarakat tidak terjebak dalam narasi pembunuhan karakter yang dapat menghambat kemajuan.

Senada dengan itu, Pemrakarsa Sahabat redaksi Media Online Bomwaktu.com dan Media hatidamai, Asriani Siang, turut menekankan pentingnya menjaga etika komunikasi. Mengacu pada ajaran Islam, ia mengingatkan bahwa umat diajarkan untuk mendoakan dan menasihati pemimpin dengan cara yang santun (ahsan), bukan dengan menggunjing (ghibah) apalagi melakukan upaya untuk menjelek jelekan krakternya orang atau harta kekayaannya, “kesal Asriani. (*)

Exit mobile version