HATIDAMAI.ID GOWA SULSEL — Keluarga besar Media BomWaktu menggelar zikir dan doa bersama untuk mendoakan Kabupaten Gowa agar terhindar dari petaka serta isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Foto Suasana Zikir di redaksi Bomwaktu
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Jalan Poros Tacciri, Kelurahan Lembang, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Selasa (25/03/2026) malam.
Zikir dipandu oleh Ustadz Manggesengi Daeng Mattawang yang membimbing para jemaah melantunkan kalimat-kalimat thayyibah sebagai bentuk ikhtiar spiritual.
Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwartawan, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Di tengah pelaksanaan zikir, hujan deras disertai petir sempat mengguyur lokasi. Aliran listrik juga sempat padam beberapa detik sebelum kembali normal, namun kegiatan tetap berlangsung dengan khusyuk.
Acara ini dihadiri Anggota DPRD Gowa dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fatmawati Bangsawan, pimpinan Media BomWaktu, Media Hatidamai.id, Media Jeneberang, Asriani Dg Siang, serta perwakilan warga Barombong.
Turut hadir pula perwakilan organisasi masyarakat, pimpinan Lembaga Barisan Rakyat Anti Korupsi (LABRAKI) Abdul Hafid Daeng Tiro, wartawan senior MZ Nurdin Ahmad, serta sejumlah jurnalis.
Pemimpin Utama Media BomWaktu, Asriani Dg Siang, mengatakan zikir bersama ini merupakan bentuk kepedulian untuk memohon keberkahan dan kedamaian bagi bangsa dan daerah.
“Melalui zikir ini, kami berharap Indonesia, khususnya Kabupaten Gowa, senantiasa diberi kedamaian, dijauhkan dari perpecahan, serta dipimpin oleh pemimpin yang amanah,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Gowa, Fraksi PAN, Fatmawati Bangsawan, menilai zikir memiliki peran penting dalam memperkuat keimanan serta menjaga persatuan di tengah dinamika masyarakat.
“Zikir bukan hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi pengingat agar kita tetap rendah hati dan menjaga kebersamaan,” katanya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Manggesengi Daeng Mattawang menyampaikan bahwa zikir merupakan amalan yang menghidupkan hati, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan berzikir.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat. (**)
