Hatidamai.id Gowa Sulsel — Sahabat Media Bomwaktu dan channel TV, “kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan keharmonisan di Kabupaten Gowa.
“Teako palla, manna rongrong linoa, ikatte tau Gowa siama ama tonjaki,”
Sebuah pesan turun-temurun yang menjadi simbol kebersamaan dan jati diri orang Gowa.
Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba memecah belah persatuan.
Kita semua harus menyadari bahwa ketidakharmonisan dapat membawa dampak besar, bahkan berisiko memicu bencana, baik secara sosial maupun alam, seperti kronologis peristiwa kejadian Gunung Bawakaraeng yang pernah longsor beberapa tahun silam.
“Mari bersama-sama mengingatkan jangan lantaran hanya segelintir oknum yang diduga ingin menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
Kepentingan pribadi atau politik tidak boleh mengorbankan ketenangan dan keselamatan banyak orang.
Kasihan masyarakat, kasihan pula para pemimpin kita di Gowa yang saat ini tengah bekerja keras membangun daerah berhasil menurunkan angka kemiskinan serta menyediakan rumah bagi warga miskin ekstrem, namun di terpa issu issu liar yang tidak bisa di pertanggungjawabkan.
Saatnya kita bersatu, saling menguatkan, dan menjaga Gowa tetap aman, damai, dan sejahtera.
Penulis Naja. Media Bomwaktu.com












