Hatidamai.id Gowa Sulsel — Diterjang Isu ‘Sinetron Politik’, Bupati Gowa Tetap Kokoh Hadapi RDP dan Pansus.
Panggung politik di Kabupaten Gowa mendadak memanas. Menjelang Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dijadwalkan berlangsung di Gedung DPRD Gowa pada Senin (11 Mei), posisi Bupati Gowa dinilai tetap kokoh meski dihantam gelombang isu yang menyerang ranah pribadi.
Pantauan di lapangan menunjukkan adanya dugaan konspirasi politik yang kental. Isu ini disinyalir digerakkan oleh aktor intelektual misterius yang santer dijuluki sebagai “Mister X”.
Kekuatan dibalik layar ini terindikasi mulai menyebarkan pengaruh negatifnya ke berbagai lini di lingkungan Pemerintah Daerah Gowa, mulai dari tingkat Camat, pimpinan SKPD, hingga sejumlah pejabat teras lainnya.
Isu Perselingkuhan Aspirasi atau Manuver?Langkah DPRD Gowa menggelar RDP dengan dalih menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait dugaan perselingkuhan orang nomor satu di Gowa tersebut memicu tanda tanya besar.
Banyak pihak menilai agenda ini lebih menyerupai “sinetron politik” ketimbang urusan legislasi yang substansial.Menariknya, di tengah kegaduhan ini, Ketua Adat Gowa justru tampak tenang.
Padahal, jika menyangkut moralitas pejabat di tanah adat, lembaga adat biasanya menjadi garda terdepan dalam memberikan respons.Kesaksian Pemangku Adat.
Selanjutnya, sambung warga, Tanpa Bukti Saat dikonfirmasi oleh awak media, sejumlah anggota pemangku adat menyatakan bahwa isu tersebut hanyalah diduga hoaks.
Mereka menegaskan bahwa hingga detik ini, tidak ada bukti terverifikasi yang mampu memperkuat tuduhan tersebut.
“Isu itu hoaks. Bukti yang disebut-sebut oleh oknum LSM maupun oknum wartawan sampai hari ini tidak pernah ada dan tidak bisa dibuktikan, “ungkap salah satu Hustas, kepada pewarta, yang tidak ingin namanya di publis.
Konsekuensi Hukum Menanti Narasi yang berkembang di masyarakat memperingatkan bahwa jika di kemudian hari data sensitif yang dituduhkan kepada Bupati Gowa tidak dapat dibuktikan secara sah.
Maka para penyebar fitnah harus bersiap menghadapi konsekuensi hukum.Pihak-pihak yang terlibat—baik dari oknum LSM, media, pejabat, maupun pengusaha yang ikut menggoreng isu ini, dapat dituntut atas pencemaran nama baik.
“Ini akan menjadi urusan serius dengan aparat kepolisian jika tuduhan ini terbukti hanya sekadar fitnah belaka,” tegas sumber tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Bupati Gowa tampak tetap fokus menjalankan roda pemerintahan tanpa terganggu oleh hiruk-pikuk politik yang berkembang di gedung parlemen.
Demikian pula, suaminya Khaerul Aco, nampak terlihat santai dan fokus pelayanan masyarakat di Kantornya.
Penulis: NajaEditor: [Bomwaktu]












